1. Company of Heroes 3
Relic Entertainment dan SEGA tehal mengumumkan tanggal perilisan Company of Heroes 3 melalui YouTube pada tanggal 13 Juli 2021. Mereka memberikan dua buah video, yaitu video sinematik dan video gameplay. Masing-masing video berdurasi kurang dari lima menit.
Pada trailer sinematik tersebut, Company of Heroes 3 akan berlatar pada perang dunia kedua. Penonton akan melihat situasi Italia yang sedang dikuasai Jerman pada tahun 1943.
Serial Company of Heroes merupakan serial populer untuk game RTS. Hal ini dapat dilihat dari beberapa penghargaan yang diterimanya, yaitu VGX Award for Best PC Game (2006), VGX Award for Best Military Game (2006) dan Satellite Award for Outstanding Puzzle/Strategy Game (2006).
Apabila Anda menyangka bahwa game RTS hanyalah game yang dimainkan dengan mengumpulkan resource untuk membangun pasukkan dengan jumlah yang besar, mungkin ekspektasi Anda akan keliru mengenai gameplay Company of Heroes.
Di serial Company of Heroes, prajurit didesain memiliki semangat tempur. Pada game RTS kebanyakan, apabila Anda mengirimkan infanteri untuk melawan heavy unit, seperti tank atau kapal perang, maka mereka akan maju dan berperang sampai mati. Namun pada Company of Heroes, prajurit tersebut akan lari tunggang langgang.
Untuk Company of Heroes 3, Relic Entertainment memperkenalkan fitur baru, yakni Full Tactical Pause. Dengan fitur ini, pemain dapat menghentikan laju peperangan dan mengkordinasi ulang pasukan mereka, lalu dieksekusi dalam waktu yang bersamaan setelah dijalankan kembali. Fitur ini akan membantu pemain baru yang ingin mencoba pengalaman bermain game RTS. Fitur ini hanya bisa dipakai pada mode single-player.
2. Gotham Knights
Hampir setahun lebih tanpa kabar sejak pertama kali diumumkan pada 2020 silam, Akhirnya game Gotham Knights umumkan tanggal rilis sekaligus menepati janji untuk membuktikan eksistensinya di tahun 2022 ini. Warner Bros sendiri baru saja membawa informasi yang cukup dinantikan oleh para penggemar game Batman. Selain dari tanggal rilis, tentunya juga ada trailer gameplay hingga informasi perilisan yang cukup mengejutkan bagi sebagian pemain.
Datang dengan premis bahwa kamu akan bermain sebagai 4 orang sidekick maupun murid Batman (Nightwing, Robin, Red Hood, Bat Girl) yang kini harus menggantikan sosoknya dalam menjaga keamanan kota Gotham, 13 menit trailer baru yang ditunjukan seolah memberi dimensi lain yang bisa para pemainnya coba lihat dari game ini.
Secara khusus, WB Montreal selaku developer mempresentasikan cuplikan gameplay anyar yang berfokus ke karakter Nightwing dan Red Hood. Keduanya hadir dengan playstyle berbeda yang cukup berbeda satu sama lain. Bila Nightwing lebih mengandalkan gaya bertempur akrobatik, cara Red Hood bertarung justru lebih difokuskan secara proyektil lewat senjata pistol dengan peluru non-lethal yang ia punya.
Tidak hanya itu, video trailer tersebut juga semakin memperlihatkan konsep gameplay open world dari Gotham Knights diimplementasikan. Mulai dari Keberadaan sistem traversal atau eksplorasi secara fleksibel, pemilihan misi-misi (sampingan/utama) yang muncul di seisi map, area hub yang memberi pemain opsi untuk menyiapkan banyak hal sebelum beraksi, serta yang terakhir tentu saja mode co-op.
Mode co-op yang ditampilkan dalam trailer masih hanya dibataskan untuk 2 orang. Belum ada info lebih lanjut tentang kebenaran isu bahwa pemain bisa bermain bersama secara 4 orang langsung di game ini.
Dari sana, Warner Bros telah resmi memastikan tanggal rilis dari Gotham Knights yang jatuh pada tanggal 25 Oktober 2022 mendatang. Sayangnya, game ini hanya akan dirilis untuk platform PC (via Steam) dan konsol current-gen semata (PS5 dan Xbox Series X/S).
Warner Bros sendiri diketahui telah membatalkan rencana mereka untuk merilis game Gotham Knights di konsol Last-gen seperti PS4 dan Xbox One. Alasannya, hanya dijelaskan demi memberi pemain pengalaman gameplay yang sebaik mungkin dari game ini.
3. A Plague Tale: Requiem
Asobo Studio dan Focus Entertainment akhirnya memamerkan bagaimana gameplay perdana dari game wabah tikus, A Plague Tale Requiem, sekuel dari iterasi sebelumnya, Innocence.
Dalam gameplay terbaru A Plague Tale Requiem, dikisahkan lanjutan petualangan Amicia dan Hugo setelah di game sebelumnya mereka tahu bagaimana kekuatan Hugo untuk mengendalikan para tikus karnivora.
Kali ini Amicia dan Hugo kembali harus melawan tentara kerajaan yang kembali mengejarnya. Seperti biasa, A Plague Tale Requiem tunjukkan beberapa mekanik stealth yang selayang pandang justru tak begitu masuk akal jika dibandingkan seri sebelumnya.
Beberapa gameplay juga tunjukkan bagaimana ia lebih condong ke action dibanding stealth dengan elemen sandbox, setidaknya itulah yang dipamerkan saat Asobo Studio semalam.
Amicia kini membawa crossbow dengan beberapa material bom penghalau pandangan mata di A Plague Tale Requiem. Ia kini lebih berpengalaman membunuh para tentara musuh, mulai dari membakar musuh dengan bom, hingga bisa menusuk musuh dari belakang menggunakan pisau.
Sementara Hugo akan bisa mengendalikan tikus yang mana akan memberitahu Amicia letak semua musuh yang berada di balik tembok, seperti eagle vision di game Assassin’s Creed atau killer instinct dari Hitman. Juga buat Hugo akan bisa kendalikan tikus untuk menyerang, namun dalam mekanik baru di mana kamu akan bisa kendalikan para tikus sesuai ke mana ia harus pergi.
Belum jelas apa yang terjadi dengan Amicia dan Hugo yang memicu konflik baru di antara mereka, termasuk bagaimana nasib ibu mereka, Beatrice de Rune yang selamat bersama kedua anaknya tersebut.
Di akhir gameplay, Asobo Studio dan Focus Entertainment tentukan tanggal rilis dari A Plague Tale Requiem yang akan muncul tanggal 18 Oktober 2022 nanti di PC, PS5, Xbox Series, dan Nintendo Switch versi cloud.
Mereka juga umumkan Collectors Edition untuk A Plague Tale Requiem dengan patung resin, bros yang dimodel dari bros milik Hugo, tiga litograf, hingga dua musik asli dari game-nya. Edisi ini hanya tersedia di toko resmi Focus Entertainment.
4. The Outlast Trials
Bicara tentang game horror, Outlast kini menjadi salah satu seri game horror yang cukup terkenal. Hal tersebut dibuktikan dengan suksesnya dua game mereka yaitu Outlast pertama dan Outlast 2.
Beberapa waktu lalu Red Barrels selaku pengembang dari game Outlast telah mengumumka kehadiran game barunya yang berjudul The Outlast Trials. Game ini akan menjadi seri terbaru dari Outlast yang mungkin bakal sedikit berbeda dari seri Outlast lainnya.
Dan melalui event Gamescom 2021 yang digelar kemarin, pihak Red Barrels telah memperlihatkan 2 menit dari gameplay The Outlast Trials yang tampak menghadirkan peningkatan dari segi visualnya.
Namun berbeda dari game Outlast 1 dan 2 dimana pemain harus bertahan hidup tanpa bisa melawan hantu yang ada di ceritanya, di The Outlast Trials para pemain tampaknya bisa menggunakan berbagai alat untuk membunuh musuh yang terlihat seperti zombie.
Memang masih belum jelas latar belakang cerita dari The Outlast Trials sendiri. Disebutkan bahwa nantinya game ini bakal berlatar di era Perang Dingin dimana pemain bakal ditahan di sebuah fasilitas rahasia yang penuh dengan misteri.
Selain itu dikabarkan game ini juga akan menjadi prequel dari seri Outlast pertama dan kedua sehingga akan memiliki cerita yang berhubungan satu sama lain.
Direncanakan untuk meluncur pada tahun 2022 nanti, The Outlast Trials saat ini masih dikonfirmasi untuk rilis di platform PC. Kita lihat saja apakah game ini juga bakal meluncur di console atau tidak ya guys!
5. Hogwarts Legacy
Para fans Harry Potter di seluruh dunia tentu sangat menunggu – nunggu game Hogwarts Legacy ini dimana kita bisa menjadi murid dari beberapa sekolah di dunia Harry Potter seperti Ravenclaw, Hufflepuff, Slytherin dan tentu saja Gryffindor. Hype yang dibangun pun tidak main – main, karena kita sendiri bisa mengikut kelasnya sambil melakukan banyak hal seperti menemukan beberapa makhluk fantasi, meramu potion, belajar tentang sihir dan lain lain.
Hogwarts Legacy sendiri diumumkan pada tahun 2020 dengan memberikan sebuah trailer yang menunjukkan beberapa tempat serta apa yang bisa kita lakukan di Hogwarts seperti Hall, Perpustakaan, melawan monster, atau belajar spell-casting. Namun entah kenapa game ini sangat sedikit memberikan detail terbaru seakan – akan tenggelam begitu saja bahkan sempat dirumorkan akan diundur ke tahun depan.
Namun, baru – baru ini muncul sebuah leak dari AccountNGT yang sebelumnya pernah membocorkan detail dari game Star Wars Eclipse, kembali memberikan bocoran bahwa game Hogwarts Legacy akan mempunyai trailer baru yang berfokus dengan skill serta kemampuan yang berbeda – beda untuk karakter yang akan kita mainkan. Leaker ini juga menambahkan bahwa kemungkinan trailer ini akan dirilis pada bulan Februari atau Maret pada saat event Playstation.
Selain itu, AccountNGT juga mengatakan bahwa kemungkinan besar game ini akan dirilis pada bulan September di tahun ini. Sebelumnya, CEO Warner Bros yaitu Jason Kilar menepis rumor bahwa Hogwarts Legacy akan diundur lagi ke tahun depan sehingga kita bisa berekspetasi bahwa rumor ini bisa saja beneran terjadi.
Hogwarts Legacy belum mempunyai tanggal rilis yang jelas namun akan dirilis untuk PS4, PS5, Xbox Series, Xbox One, dan PC.
6. Avatar: Frontiers of Pandora
Ubisoft menutup Ubisoft Forward 2021 dengan cukup spesial di mana mereka merilis trailer game baru yang didasarkan pada dunia di film Avatar garapan James Cameron – Avatar: Frontiers of Pandora. Game itu akan menjadi game open-world RPG dengan perspektif kamera first-person dan akan mengajak pemain ke bagian-bagian lain dari dunia Pandora yang sebelumnya tidak ditampilkan di media lain terutama film.
Dalam keterangan di situs resmi Ubisoft Store, Avatar: Frontiers of Pandora mengusung cerita yang sepenuhnya terpisah dari filmnya, yang berarti karakter seperti Jake Sully kemungkinan besar tidak akan tampil. Dijelaskan bahwa pemain nantinya akan berperan sebagai salah satu Na’vi dan menjelajahi daerah Western Frontier untuk melawan pasukan dari Resource Development Administration.
Avatar: Frontiers of Pandora dikembangkan oleh tim developer dibalik seri The Division – Massive Entertainment. Developer yang berbasis di Swedia itu mengumumkan awal pengembangan gamenya yang berlatar di semesta Avatar pada tahun 2017 kemarin. Massive membuat Avatar: Frontiers of Pandora menggunakan engine mereka sendiri yaitu Snowdrop agar bisa menampilkan “keindahan Pandora ke semua orang” di konsol next-gen maupun platform berbasis cloud seperti Google Stadia dan Amazon Luna.
Saat ini, yang jadi tantangan untuk Ubisoft adalah bagaimana mereka meyakinkan penggemar franchise Avatar agar mau untuk kembali mencicipi dunia Pandora setelah lebih dari satu dekade tidak mendapat “suguhan” apapun baik dalam bentuk film maupun game.
Avatar: Frontiers of Pandora dijadwalkan untuk rilis pada 2022 mendatang di PS5, Xbox Series X/S, Google Stadia, Amazon Luna dan juga PC.
7. Forspoken
Game Forspoken menceritakan tentang Frey Holland yang terlempar secara misterius dari New York City melalui sebuah portal. Frey menyadari dirinya terperangkap di negeri Athia yang indah, dengan sebuah gelang ajaib yang melingkari tangannya. Gelang ajaib yang bisa berbicara itu menjadi teman barunya yang bernama "Cuff", dan membantu Frey bertualang menjelajahi negeri Athia yang luas.
Dalam mencari jalan pulangnya, Frey akan melawan monster mengerikan dan menghadapi Tantas yang sangat kuat. Frey juga akan mengungkap rahasia yang membangkitkan sesuatu di dalam game Forspoken ini. Ella Balinska akan memerankan karakter utama Frey Holland. Cerita dalam game ini berpusat pada karakter Frey saat dia menggunakan kekuatan magisnya untuk bertahan hidup.
Menurut sutradara Takeshi Aramaki, gameplay Forspoken akan difokuskan pada kecepatan dan fluiditas traversal medan. Square Enix juga menggambarkan gim ini sebagai "petualangan yang didorong oleh narasi". Karakter akan ada dalam format permainan dunia terbuka di mana pemain dapat melakukan perjalanan ke mana saja kapan saja.
Menurut sumber di Luminous Productions perihal penundaan Forspoken yang baru, dikarenakan adanya keinginan untuk mempertahankan kualitasnya. Gamer akan diberikan suguhan dan tampilan yang benar-benar berbeda.
"Kami telah membuat keputusan untuk memindahkan tanggal rilis Forspoken ke 11 Oktober 2022. Visi kami untuk IP baru yang menarik ini adalah untuk menghadirkan dunia gim dan pahlawan yang ingin dialami oleh para gamer di seluruh dunia selama bertahun-tahun yang akan datang. Jadi hal itu benar-benar sangat penting bagi kami," tulis Luminos Productions dalam sebuah pernyataan.
Lihat A-ads<